PENGEMBANGAN KURSI TAMBAL BAN DENGAN PENAMBAHAN FITUR LACI SEBAGAI PENYIMPANAN PERALATAN

Zainul Alim, Darwin Yuwono Riyanto, Karsam Karsam

Abstract


Pada tahun 2018 pengguna sepeda motor di Indonesia ialah sebanyak 126.508.776 dan terjadi peningkatan sebanyak 5,3% menjadi 136.617.012 pada tahun 2019 (cnnindonesia.com diakses pada tanggal 20 April 2021). Peningkatan pengguna sepeda motor disebabkan karena tingginya aktivitas orang-orang diluar rumah sehingga memanfaatkan sepeda motor sebagai alat transportasi baik digunakan dalam perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh. Masalah yang sering dialami oleh pengguna atau pengendara motor ialah ban bocor secara tiba-tiba, penyebab yang sering terjadi dalam kebocoran ban ialah ban tertusuk benda tajam, seperti paku, kawat, dan lain sebagainya sehingga mengakibatkan ban mengalami kebocoran dan kehilangan keseimbangan pada pengguna sepeda motor. Alat-alat yang digunakan dalam menambal ban juga berbeda antara jenis tambal ban yang pres dengan tambal ban tubeles, perbaikan untuk pekerja pada tukang tambal ban dengan menggunakan alat bantu kursi dengan ukuran tinggi kurang lebih 25 cm, hal tersebut dirancang untuk meminimalisir keluhan yang sering terjadi pada tukang tambal ban. Pengembangan kursi penambal ban menambahkan fitur laci untuk menyimpan peralatan yang biasa digunakan untuk menambal ban dan mengurangi keluhan yang sering terjadi pada penambal ban. Pada pembuatan kursi penambal ban ini melewati beberapa teknis analisis seperti, analisis warna, bentuk, material, sambungan, ergonomi, serta antropometri. Sehingga, dapat meminimalisisr keluhan tukang tambal ban yang sering terjadi, harapan peneliti ialah semoga produk yang dihasilkan dapat mengurangi keluhan yang sering terjadi pada tukang tambal ban.

Kata kunci: Tambal Ban, Laci, Kursi Penambal Ban


Refbacks

  • There are currently no refbacks.