BUSINESS PLAN PADA PENGEMBANGAN BISNIS WRECKLEY (INOVASI FASHION RIDING) DI SURABAYA

Bella Wahyu Saputri, Januar Wibowo, Candraningrat Candraningrat

Abstract


Bisnis Wreckley merupakan bisnis yang baru didirikan dengan system permodalan patungan. Pendirian bisnis Wreckley ini memiliki tujuan untuk mengimplementasikan business plan agar memperoleh keuntungan dalam berbisnis, dan bisnis yang dijalankan dapat bersaing. Business plan ini mengenai executive summary, rencana pemasaran ringkasan perluasan dan pembiayaan, analisis strategi dan pasar, rencana organisasi dan ringkasan personil, dan rencana keuangan. Executive summary mengenai produk yang ditawarkan sesuai Standart Operate Production (SOP), tim manajemen, pembiayaan yang dianggarkan, dan hasil penjualan yang sudah diimplementasikan. Ringkasan perluasan dan pembiayaan ini mengenai legalitas untuk memperkuat keberadaan bisnis dengan mendaftarkan NPWP, NIB, dan IUMK. Analisa strategi dan pasar ini mengenai prospek ekonomi yang terdapat di lingkungan pasar yang terjadi, sehingga mempermudah dalam analisa industri dibantu dengan Matrik SWOT. Kemudian dari gambaran prospek ekonomi dan Analisa industri mempermudah membuat strategi sehingga mendapatkan hasil profil pelanggan dari bisnis Wreckley. Rencana pemasaran ini menghasilkan tujuan pemasaran yang dilakukan dengan bantuan strategi pemasaran sehingga dapat tercapai apa yang sudah di strategikan dan penentuan harga atau harga pokok penjualan menjadi penunjang kegiatan pemasaran. Rencana organisasi dan rinkasan personil untuk mengatur struktur birokrasi bisnis dengan spesifikasi jabatan sebagai pengukuran tenaga kerja yang ditunjang adanya timeline kegiatan. Rencana keuangan menghasilkan perhitungan laba usaha sebesar Rp 5.855.000 selama 3 (tiga) bulan pelaksanaan bisnis.

References


Arwati, N. K. A. (2019). Studi Kelayakan Pengembangan Investasi Pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut FKG Universitas Mahasaraswati Denpasar. Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 5(6).

Assauri, S. (2014). Manajemen Pemasaran. Raja Grafindo Persada.

CNBC Indonesia. (2019). Gairah Industri Fashion Indonesia. CNBC Indonesia TV.

Evans, V. (2016). The Financial Times Essential Guide to Writing a Business Plan (Second). Pearson.

Kasmir, & Jakfar. (2016). Studi Kelayakan Bisnis Edisi Revisi. PRENADAMEDIA GROUP.

Kemenhub. (2017). Rata-rata Tiga Orang Meninggal Setiap Jam Akibat Kecelakaan Jalan. KOMINFO. https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/10368/rata-rata-tiga-orang-meninggal-setiap-jam-akibat-kecelakaan-jalan/0/artikel_gpr

Kemenparekraf. (2019). Laporan Kinerja Badan Ekonomi Kreatif Tahun 2019. https://www.kemenparekraf.go.id/asset_admin/assets/uploads/media/pdf/media_1598879701_BUKU_BEKRAF_28-8-2020.pdf

Kemenperin. (2019). Industri Pakaian Jadi Catatkan Pertumbuhan Paling Tinggi. Bisnis.Com. https://www.kemenperin.go.id/artikel/20641/Industri-Pakaian-Jadi-Catatkan-Pertumbuhan-Paling-Tinggi

Kotler, P., & Keller, K. L. (2015). Manajemen Pemasaran (M. A. & H. W. (eds.); Ketiga Bel). Erlangga.

Kristian, W., & Indrawan, F. (2019). Studi Kelayakan Bisnis dalam Rangka Pendirian XX Cafe. Universitas Kristen Maranatha, 11(2).

Pearce, J. A., & Robinson, R. B. (2009). Strategic management = manajemen strategis: formulasi,implementasi, dan pengendalian buku 2 (2nd ed.). Salemba Empat.

Pearce, L. M. (2011). Business Plan Handbook, Volume 20. Gale, Cengage Learning.

Rahmawati. (2016). Manajemen Pemasaran (T. Fitriastuti & Kiswanto (eds.)). Mulawarman University PRESS.

Saraswati, R. M., & Pratiwi, R. R. (2019). Analisis Kelayakan Usaha Tamarillo Yogurt di Institut Bio Scientia Internasional Indonesia. Riset Entrepreneurship (JRE), 2(2).

Suliyanto. (2010). Studi Kelayakan Bisnis. CV. ANDI OFFSET.

Widjaya, P. (2017). Analisis Segmenting, Targeting, Positioning dan Marketing Mix Pada PT. Murni Jaya. AGORA. 5 N.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.