PERANCANGAN MOTION GRAPHIC 10 PEDOMAN GIZI SEIMBANG UNTUK CEGAH PENYAKIT TIDAK MENULAR SEBAGAI SARANA EDUKASI PADA KELOMPOK DEWASA AWAL

Muhammad Lazuardo Adani, Dhika Yuan Yurisma, Siswo Martono

Abstract


Asupan gizi pada tubuh dipengaruhi oleh kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi. Pola makan masyarakat perlu diarahkan ke konsumsi gizi seimbang agar masyarakat Indonesia sehat, mempunyai berat badan normal, produktivitas kerja meningkat, terlindung dari penyakit kronis dan mencegah kematian dini. Dan kini banyak kaum urban yang menderita penyakit tidak menular dan mulai ditemukan pada usia muda dan produktif (mulai usia 15 tahun keatas). Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat kelompok dewasa awal mengenai 10 pedoman gizi seimbang yang dibuat oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuan dari perancangan motion graphic ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat kelompok dewasa awal tentang penyakit tidak menular serta informasi mengenai 10 pedoman gizi seimbang dalam upaya pencegahannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Peneliti mengumpulkan data menggunakan cara observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi yang dapat menunjang perancangan video motion graphic 10 Pedoman Gizi Seimbang untuk cegah Penyakit Tidak Menular dengan target audience Masyarakat usia 15-25 tahun. Menurut Rebecca Gallagher (2007:3), seni motion graphic memberi nyawa pada kata-kata dan gambar yang tidak hidup kemudian mengisyaratkan pesan di dalamnya kepada audience yang dituju. Selain video motion graphic sebagai media utama, peneliti juga menggunakan media pendukung yaitu stiker, poster, brosur, dan X-Banner. Peneliti berharap dengan perancangan video motion graphic 10 Pedoman Gizi Seimbang ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat.

Kata kunci: Gizi seimbang, Penyakit tidak menular, Motion graphic


Refbacks

  • There are currently no refbacks.