PERANCANGAN DESTINATION BRANDING DESA MADE KECAMATAN KUDU KABUPATEN JOMBANG MELALUI CAGAR BUDAYA SENDANG MADE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BRAND AWARENESS

Muhammad Rafi Ariesmulyadintara, Dhika Yuan Yurisma, Muhammad Bahruddin

Abstract


Desa Made adalah desa yang berada di wilayah Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang. Desa Made memiliki potensi kepariwisataan yang menonjol yakni Cagar Budaya Sendang Made dengan nilai sejarah dan budayanya serta masyarakat desa yang kian menjunjung tinggi kebudayaan, adat, dan tradisi sehingga tetap terjaga di setiap generasinya. Namun, kurangnya media promosi dalam mengenalkan potensi kepariwisataan Desa Made mengakibatkan wisata Desa Made kurang dikenal serta minim pengunjung sehingga aset potensial yang dimiliki Desa Made tidak maksimal dalam membantu meningkatkan taraf perekonomian desa. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu mengenalkan potensi yang dimiliki Desa Made melalui perancangan destination branding Desa Made untuk meningkatkan brand awareness masyarakat terhadap potensi kepariwisataan Desa Made hingga ke tahap top of mind. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif bersumber dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Dari hasil analisis yang didapat, ditemukan kata kunci sebagai konsep perancangan destination branding Desa Made yaitu “Stunning” yang memiliki arti memukau sebagai representasi dari perasaan seseorang saat melihat atau menikmati aset potensial yang dimiliki Desa Made seperti Cagar Budaya Sendang Made, alam, kebudayaan, adat, tradisi, dan kehidupan masyarakat desa. Hasil perancangan ini diimplementasikan ke dalam beberapa media seperti graphic standard manual, stationery set, merchandise, dan media promosi.

Kata Kunci : Desa Made Jombang, Destination Branding, Brand Awareness.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.