PERANCANGAN KOMIK SEBAGAI MEDIA SELF-MANAGEMENT INTERMITTENT EXPLOSIVE DISORDER TERHADAP MASYARAKAT KOTA SURABAYA USIA 20-25 TAHUN.

Authors

  • Rexy Anggara Priga Universitas Dinamika
  • Siswo Martono Martono Universitas Dinamika
  • Dhika Yuan Yurisma Universitas Dinamika

Abstract

Berdasar data WHO, 1-20 orang di dunia mengalami gangguan kesehatan mental. Dicantumkan bahwa penduduk kota rawan terpapar oleh stres daripada penduduk desa. Suasana kota yang serba cepat, tuntutan kerja, dan kualitas udara yang kurang baik dapat menjadi pemicu (distress) terhadap manusia. Distress tersebut jika tidak dapat dikelola dengan baik, maka akan timbul ketidak seimbangan emosi. Salah satu contohnya individu dapat berkecenderungan berperilaku secara agresif. Jika tidak ditangani secara tepat maka akan menciptakan dampak yang lebih luas, seperti IED. Peneliti terdahulu telah menerapkan beberapa terapi untuk menangani kesehatan mental, salah satunya ialah Terapi Kognitif, yaitu mengelola emosi secara tepat sehingga dapat menghasilkan dampak yang lebih positif. Dengan begitu individu dapat mengenali emosi serta mendapatkan solusi atas masalah yang dihadapinya. Dengan masalah tersebut, tujuan dari perancangan ini ialah untuk membuat komik sebagai upaya pengenalanan self-management IED terhadap masyarakat usia 20-25 di Kota Surabaya.

Author Biographies

Rexy Anggara Priga, Universitas Dinamika

S1 Desain Komunikasi Visual

Siswo Martono Martono, Universitas Dinamika

S1 Desain Komunikasi Visual

Dhika Yuan Yurisma, Universitas Dinamika

S1 Desain Komunikasi Visual

Published

2020-02-21

Issue

Section

Articles